Kini tersedia Produk Speedy Multispeed dengan pilihan kecepatan yang bervariasi sesuai dengan kebutuhan Anda. Info 147 atau klik disini


TRAINER ONLINE

Trainer1

Trainer2

Trainer3

Pemerintah Bredel Situs Porno
 Ini kabar gelap buat mereka yang gandrung pada isu kebebasan informasi di Indonesia. Menkominfo Prof Mohammad Nuh akan membredel situs-situs porno mulai April dan diharapkan beres pada Mei 2008. “Kami akan memblokir situs-situs porno dalam tiga level, yakni masyarakat, software (piranti lunak) dan jaringan provider (bekerjasama dengan penyedia jasa layanan internet)," kata M Nuh di Surabaya, Jumat (21/3).
Nuh kemarin jadi katib salat Jumat sekaligus meresmikan laboratorium Teknologi Informasi di Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya (MAS). Menurut dia, bredel itu untuk mengantisipasi dampak negatif Internet.

Meskipun, ia mengakui, pengguna internet di Indonesia masih kecil, sekira 25 juta orang. Namun, Nuh yakin, mulai Mei nanti akan meroket karena pemerintah memberi fasilitas cuma-cuma buat pelajar SLTA se-Indonesia.

Ia memperkirakan, cara itu akan mendongkrak pengguna internet menjadi sekitar 50 juta orang atau sekitar 25 persen penduduk Indonesia. Bekas Rektor ITS Surabaya ini mengharapkan kesadaran masyarakat untuk memblokir sendiri. Selanjutnya, Depkominfo juga akan meminta berbagai instansi dan sekolah untuk mengunduh peranti pemblokir situs porno dari situs Depkominfo.
"Kalau mereka mendownload, mereka dapat memasang pada admin komputer di setiap instansi pemerintah dan sekolah untuk memblokir, sehingga dampak negatif dari internet di instansi dan sekolah dapat diminimalisir," katanya.

Langkah blokir paling akhir, katanya, Depkominfo akan bekerjasama dengan penyedia jasa layanan internet untuk memblokir situs tertentu. "Semua tingkatan itu, kami harapkan dapat dilaksanakan pada April-Mei mendatang," katanya.
Ditanya soal kemungkinan pemblokir situs porno itu dibobol, Nuh yakin akan dapat diantisipasi secara teknologi pula. "Bersamaan pemblokiran situs porno itu, kami akan memasukkan content yang berkaitkan bisnis atau industri, seperti bagaimana memantau stabilitas harga padi atau ikan,” katanya. Nuh juga berharap, tempat ibadah seperti MAS membuat software tentang evaluasi ahlak yang diajarkan Alquran.
Di MAS kemarin, Nuh bersama Executive General Manager Telkom Divre V Jatim, Mas’ud Khamid, untuk meresmikan laboratorium informasi dan teknologi Broadband Learning Center (BLC) di lantai dasar MAS yang berkapasitas 11 Personal Computer (PC) serta dilengkapi akses internet berkecepatan tinggi. kcm

 

(Sumber : http://www.surya.co.id/)
 
< Sebelumnya   Berikutnya >

Survei

Materi utama mana yang ingin Anda pelajari?
 

Sedang Online

Saat ini ada 11 tamu online
© 2010 Broadband Learning Center
Powered by SantosoPutra